Selasa, 18 Oktober 2016

Cara Mudah Mengatasi Anyang - Anyangan dengan Uri-Cran






Bersyukurlah Anda yang tidak pernah mengalami anyang - anyangan. Tahukah Anda, apakah yang dimaksud anyang - anyangan itu? Dalam bahasa Sunda, anyang - anyangan disebut juga dengan jeungjeuriheun. Penderita penyakit ini akan mengalami rasa sakit ketika buang air kecil. Sering buang air kecil, tapi yang keluar sedikit. Jadi nggak nyaman banget ketika beraktivitas. Saya juga sering mengalami, dulu sewaktu masih kecil hingga remaja. Kata orang tua sih cukup diobati dengan mengikat jempol kaki atau minum air putih yang banyak. Karena hilang dalam satu atau dua hari, dibiarkan saja tanpa minum obat apapun. Nah, anyang - anyangan semakin terasa menyiksa saat saya hamil pertama kali. Trimester pertama, saya harus menahan diri untuk tidak bepergian jauh dari rumah. Takut pingin ke belakang setiap saat. Ketika periksa ke dokter, disarankan untuk tes urin lengkap. Hasilnya, kata dokter ada kandungan bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih. Lalu Dokter memberikan obat tertentu untuk mengurangi sakit saat buang air kecil itu. Dan, sakit anyang - anyangan yang saya rasakan bisa sembuh. Namun, memasuki trimester ketiga, seiring perkembangan janin, anyang - anyangan membuat saya harus berusaha ekstra menjaga kondisi tubuh. Bagaimana tidak,.. keinginan buang air kecil semakin sering, nggak hanya pagi / siang, bahkan hingga malam hari. Kurang tidur membuat pusing, jadi harus tambah konsumsi zat gizinya untuk meningkatkan ketahanan tubuh. Selepas melahirkan, berakhi sudah penderitaan akibat anyang - anyangan.

Nah, saat anak tidur, iseng - iseng cari informasi di internet tentang penyakit anyang - anyangan ini. Kenapa nggak pas hamil? Saya pikir, anyang - anyangan hanya masalah sepele. Cenderung diabaikan. Dan, ternyata ini salah besar. Waduh, jadi ngeri akibat anyang - anyangan yang tidak tertangani dengan baik bisa berakibat fatal. Nggak percaya? Coba sama - sama kita pelajari penyakit infeksi saluran kemih ini baik - baik, saya rangkum dari berbagai sumber ya, agar informasinya tidak setengah - setengah.


Anyang – anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi berkemih menjadi lebih sering dari biasanya. Orang yang mengalami anyang – anyangan, saat buang air kecil akan merasa nyeri dan hanya sedikit air seni yang keluar. “Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah  dalam penyimpanan air seni di kandung kencing,” jelas dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U.
Penyebab Anyang – Anyangan
Mengapa ada orang yang bisa terkena anyang – anyangan, bahkan sering kambuh, sedangkan yang lain nggak pernah mengalaminya? Namanya juga penyakit, pasti ada dong penyebanya. Nah, menurut keterangan yang saya baca, penyaki infeksi saluran kemih ini disebabkan oleh banyak hal, di antaranya sebagai berikut.

Pertama, 80-85% dari kasus anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri E-Coli. Sssttt,... bakteri E-Coli ini tidak hanya terdapat makanan kotor atau yang sudah basi, seperti yang sering diberitakan pada kasus keracunan makanan ya. Bakteri E-Coli ini berasal dari saluran anus, terutama ikut keluar saat kita buang air besar. Setelah memasuki kandung kemih, E. Coli dapat menempel ke dinding kandung kemih dan membentuk biofilm yang kebal terhadap respon kekebalan tubuh.Selain itu, ada juga bakteri Chlamydia (namanya keren ya, :-) ) yang banyak terdapat pada vagina wanita yang mengalami keputihan. Ladies, jangan sepelekan juga masalah keputihan juga ya.

Kedua, Alergi. Pada kaum pria, anyang-anyangan bisa disebabkan oleh faktor alergi. Alergi itu bisa disebabkan oleh lendir atau cairan vagina yang ada pada pasangannya setelah berhubungan intim. Pengecekan alergi terhadap cairan keputihan wanita ini penting dilakukan oleh pria agar tidak mengganggu aktivitas seksualnya bersama dengan pasangan.
Ketiga, Kurang Menjaga Kebersihan. Penyebab timbulnya anyang-anyangan adalah kurang menjaga kebersihan organ intim terutama sebelum dan sesudah berhubungan. Banyak pasangan yang sebelum melakukan hubungan seksual tidak membersihkan organ intimnya terlebih dahulu, begitu pula setelah berhubungan seksual. Hal itu bisa menjadi penyebab timbulnya anyang-anyangan. Bakteri dan kuman yang ada di dalam organ intim bisa masuk ke dalam saluran kemih jika tidak dibersihkan terlebih dahulu. Akibatnya dua hari atau sehari setelah berhubungan baik pihak pria maupun wanita bisa terkena anyang-anyangan.

Uretra atau saluran kencing pada wanita yang meneruskan urine dari kandung kemih ke bagian luar tubuh terletak dekat dengan anus. Berbeda dengan pria, dimana lubang saluran kemih menjadi satu dengan saluran reproduksi dan tertutup oleh kulit. Membilas dari belakang ke depan mengakibatkan bakteri dari usus besar, seperti E.coli, dapat keluar dari anus dan masuk ke saluran kencing. Bakteri ini kemudian menginfeksi kandung kemih. Jika kebersihan pada celana dalam kurang terjaga dengan baik maka pertumbuhan bakteri juga akan semakin subur. Ini perlu dicatat ya! Terus jangan lupa diamalkan. Bahwa menjaga kebersihan organ intim itu sangat penting. Pastikan juga, ketika buang air besar maupun kecil,kita menggunakan toilet dan air yang bersih.

Keempat, Struktur Organ Intim yang Tidak Normal. Struktur itu misalnya saja adalah refluks urin yang lebih tinggi dibandingkan saluran kemih bisa meningkatkan tekanan hidrostatik. Tekanan itu bisa memunculkan infeksi saluran kemih.
Kelima, Gangguan Prostat bisa menjadi penyebab anyang-anyangan pada pria. Hal itu dikarenakan prostat tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Keenam, Diabetes. Penderita diabetes mellitus akan merasakan ingin selalu buang air kecil meskipun urin yang dikeluarkannya hanyalah sedikit. Tidak hanya ketika kadar gula darah tinggi saja, saat kadar asam urat dan tekanan darah tinggi, orang tersebut bisa terkena anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih.
Ketujuh, Dehidrasi. Hal ini disebabkan saat orang dehidrasi dia akan memproduksi sedikit urin. Kekurangan minum air putih ini akan semakin parah jika disertai juga dengan aktivitas fisik yang sangat berat misalnya adalah melakukan olahraga dengan berlebihan dan sebagainya. Semakin dia membiarkan tubuhnya dehidrasi, produksi urin akan semakin sedikit dan menyebabkan dirinya menjadi sulit untuk berkemih. Orang yang dehidrasi juga akan merasakan ingin selalu buang air kecil namun volume urin yang dikeluarkan hanyalah sedikit. Jadi, jika mulai terasa haus, itu tandanya tubuh memerlukan tambahan cairan. Jika tidak sedang berpuasa, minumlah air putih segera. Dehidrasi tidak hanya menyebabkan jumlah urin sedikit, tapi juga bisa menyebabkan bibir kering dan pecah - pecah, bahkan hingga sakit kepala dan demam.
 
Kedelapan, Kehamilan. Seperti yang pernah saya, dan umumnya ibu hamil, rasakan. Ukuran janin yang semakin besar akan menekan kantung kemih sehingga membuat ibu hamil selalu ingin buang air kecil meskipun urin yang ada di dalam kantung kemih sedikit.  Hormon kehamilan menimbulkan perubahan pada saluran kemih dan membuat Anda lebih rentan untuk terkena infeksi. Pada perempuan yang melahirkan spontan atau normal yang cenderung sfingter uretra-nya mengalami instabilitas demikian juga otot detrusor-nya. Oleh karena itu, segeralah memeriksakan diri apabila gejala anyang-anyangan Anda tidak kunjung hilang setelah beberapa hari. Ngeri ya... Ibu hamil musti waspada ini.


Kesembilan, Alat KB. Efek dari penggunaan alat KB adalah rasa ingin buang air kecil secara terus menerus, terutama jika alat KB tersebut berbentuk spiral yang dimasukkan ke dalam rahim wanita. Meskipun tidak semua wanita yang menggunakan alat kontrasepsi spiral mengalami anyang - anyangan, ada baiknya selalu kontrol alat KB anda agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kesepuluh, Menopause. Penurunan hormon estrogen bisa menyebabkan seseorang menjadi terkena infeksi saluran kemih.
Kesebelas, adanya Batu Ginjal yang menekan dan menyumbat saluran kemih sehingga rasa ingin berkemih terus-terusan namun tidak bisa dikeluarkan 

Hal – hal lain yang bisa menjadi penyebab anyang – anyangan misalnya terlalu banyak minum yang berefek diuretik seperti alkohol, kopi, dan teh. Cemas, otot detrusor tidak stabil, pembesaran prostat, hipertonisitas dasar panggul, interstitial cystitis, dan diverticulitis (lagi - lagi bahasa kedokteran, maaf ya... tambah pinter tambah pinter.....)

Ditambah lagi, kebiasaan menunda buang air kecil juga bisa memicu anyang - anyangan. Contohnya, saya lagi (model tetap inih... ), karena ingin segera menyelesaikan pekerjaan rumah (maklum, IRT tanpa ART, to do list - nya puanjang, setiap hari ...), akhirnya menunda buang air kecil. Sekali dua kali, mungkin tubuh masih bisa mengatasi. Tapi, jangan sampai jadi kebiasaan ya. Sesibuk apapun kita, saat tubuh memerlukan haknya, ya laksanakan! Siaap grak... Menunda buang air kecil juga banyak dilakukan oleh para pekerja, dan terutama yang sedang dalam perjalanan dengan menggunakan alat transportasi umum yang tidak dilengkapi dengan sarana toilet.

Penyakit anyang – anyangan akibat infeksi saluran kemih ini dapat diderita oleh pria maupun wanita. Namun, jumlah penderita di kalangan kaum perempuan lebih banyak. Risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Bahkan, menurut sebuah penelitian disebutkan bahwa 5 dari 10 wanita akan kemungkinan mengalami anyang – anyangan akibat infeksi saluran kemih. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun. Persis yang saya alami. Bertahun - tahun, sering banget merasakan anyang - anyangan. Karena kurang informasi, jadi diabaikan deh. Semoga mulai sekarang, sudah banyak yang paham ya tentang infeksi saluran kemih ini.
Gejala Anyang-Anyangan
Bagi yang belum pernah merasakan anyang - anyangan, berikut gejalanya secara umum. Baca dan pahami ya! Siapa tahu ada gejala yang kita rasakan dan mengarah pada infeksi saluran kemih. Lebih cepat diagnosa, lebih cepat penanganan, akan semakin lebih baik. Ya kan!?
  1. Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
  2. Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
  3. Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
  4. Jika terjadi pada pria, akan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
  5. Rasa perih ketika buang air kecil.
  6. Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
  7. Merasa lelah dan kurang sehat.
  8. Demam dan mual
Selain gejala anyang – anyangan yang tersebut di atas, infeksi saluran kemih ini dibagi berdasarkan bagian sistem kemih mana yang terinfeksi sehingga mengakibatkan gejala-gejala yang berbeda, seperti:
1).     Ginjal (pielonefritis akut): nyeri pada pinggang belakang atas, demam tinggi, mual, muntah.
2).     Kandung kemih (sistitis): perasaan tidak nyaman pada perut bagian bawah, panggul terasa seperti ditekan, buang air kecil berulang kali dan terasa nyeri, serta adanya darah pada urine.
3).     Saluran kencing (urethritis): kemaluan terasa perih saat buang air kecil. Penyebabnya sama, yaitu akibat menyebarnya bakteri sistem gastrointestinal dari anus ke saluran kemih.

(Maaf ya, bahasanya agak kurang familiar di telinga. Biar semakin paham ketika dokter menerangkan atau saat membaca tulisan lengkap tentang anyang - anyangan. Biar tambah pinter :-)  )
Apa Akibat Dari Anyang-Anyangan?
Seperti saya dulu, dan mungkin kebanyakan orang juga, cenderung mengabaikan anyang - anyangan. Ternyata nggak segampang itu. Jika tidak segera ditangani, anyang-anyangan dapat membawa risiko yang lebih serius, seperti kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut atau kronis, terutama pada anak-anak. Pada ibu hamil, infeksi saluran kemih yang tidak segera diatasi dapat menimbulkan infeksi pada ginjal dan berakhir dengan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan lahir rendah.

Cara Mengatasi Anyang-Anyangan
Nah, jika merasa atau sudah positif terkena anyang - anyangan, apa yang harus kita lakukan? Jangan panik dulu. Kalau orang tua menyarankan untuk mengikat jempol kaki dengan karet, nggak perlu dipercaya lagi. Terbukti itu mitos. Ada lagi yang menyarankan untuk banyak minum air putih, dengan harapan bakteri jahat akan ikut terbilas saat buang air kecil. Ada juga anjuran untuk membilas daerah kemaluan dengan daun sirih, tapi lakukan seperlunya saja ya. Karena kandungan antiseptik pada daun sirih justru akan mematikan bakteri baik yang memang harus ada di organ intim. Terlebih lagi, anyang-anyangan adalah  infeksi  saluran kemih bukan di permukaan vagina, jadi membilas dengan air daun sirih tidak bisa menyelesaikan masalah anyang - anyangan. 

Yang perlu diingat, hindarkan diri dulu dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan anyang - anyangan. Apa saja? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi anyang-anyangan.
a)       Menjaga Kebersihan area kewanitaan
b)       Membilas Dengan Benar (depan ke belakang)
c)       Hindari Menahan Buang Air Kecil
d)       Hindari menggunakan Celana Dalam terlalu Ketat
e)       Mandi dengan Air yang Mengalir 
 

Jika anyang - anyangan sudah sangat mengganggu, disarankan, minimal dilakukan pemeriksaan air seni rutin atau rinalisis untuk memastikan diagnosis. Kalau jumlah leukosit atau sel darah putih dalam air seni banyak, dan juga eritrosit atau sel darah merah, dan juga ditemukan bakteri, maka 90% sudah terjadi infeksi saluran kemih sebagai penyebab anyang-anyangan. Karena penyebab anyang-anyangan cukup banyak, terkadang perlu juga dilakukan pemeriksaan pancaran kencing yang disebut uroflowmetri yakni pencatatan frekuensi kemih dalam diari kencing selama tiga hari. Pemeriksaan ultrasonografi kandung kencing juga diperlukan, dan bila dipandang perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan melalui tindakan invasif berupa peneropongan saluran kemih disebut cystoscopy. 
Yang sangat penting, untuk bisa segera mengatasi sakit akibat anyang - anyangan, kita memerlukan obat yang bisa mencegah agar bakteri E.Coli tidak menempel pada saluran kemih lagi. Selain antibiotik, kita juga bisa mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung Proantocyanidin (PAC). Menurut hasil penelitian, PAC ini banyak terdapat pada buah cranberry. Wah, buah apa ya ini? Mungkin banyak yang nggak kenal dengan cranberry. Berbeda dengan saudaranya, strawberry dan bluberry yang sudah begitu akrab di telinga. 

Biar lebih mengenal siapa itu cranberry, lanjut terus ya baca ulasannya....

Buah Cranberry, atau dalam bahasa latinnya Vaccinium oxycoccos, merupakan tanaman jenis berry. Tanaman semak ini yang biasanya tumbuh liar di hutan. Buah merah kecil mirip cherry ini banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. Tanaman cranberry memiliki banyak kesamaan dengan blueberry, yang membedakan adalah cranberry mempunyai warna merah tua. Konon, nenek moyang suku Indian kuno menggunakan cranberry sebagai obat luka akibat terkena panah. Kini, cranberry populer digunakan sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah seriawan, dan sebagai antioksidan.

Mengapa buah cranberry begitu besar manfaatnya untuk kesehatan manusia? Ternyata, buah cranberry ini mempunyai kadar vitamin C yang cukup tinggi. Bukan hanya jeruk ya, sumber vitamin C alami. Selain itu, cranberry juga  kaya serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber anti oksidan polifenol sehingga buah cranberry ini sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker.  Selain itu, cranberry juga mengandung 80% lebih air dan 10% karbohidrat dengan PH 1.8-23. Wah, kandungan cranberry benar - benar lengkap. 

Bagi penderita penyakit infeksi saluran kemih, kandungan antioksidan yang disebut proanthocyanidins dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi ini. Selain itu, antioksidan ini juga dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih, sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi. Pada bulan April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Hal ini dibuktikan oleh 4 uji klinis acak sempurna yang menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencingJadi, masukkan cranberry dalam daftar dietmu jika ingin mengatasi penyakit anyang - anyangan ya...


Untuk memanfaatkan segala khasiat cranberry, jalan pintas kebanyak orang mungkin dengan membuat jus buah cranberry. Sepertinya, terasa nikmat dan segar ya, jus cranberry warna merah ini. Nah, masalahnya, buah cranberry ini jarang ada di Indonesia. Kalau penasaran, coba saja keliling ke pasar tradisional hingga swalayan besar, pasti susah menemukan buah cranberry. Terus, bagaimana kita bisa menikmati khasiat bah cranberry ini?

Tenang saudara - saudara.

PT Combiphar, perusahaan obat - obatan ternama di Indonesia, telah membantu menyelesaikan keresahan masyarakat akan kebutuhan buah cranberry sebagai obat kesehatan dengan membuat ekstrak buah cranberry. Menurut pakar kesehatan, ekstrak buah cranberry memiliki khasiat yang sama dengan jus segar buah cranberry. Yang perlu diperhatikan, efektifitas jus cranberry akan menurun pada jam ke-24. Jadi, ketika dibuat, jus harus segera diminum. Kalau bentuk ekstrak, pada jam ke-24 efektifitasnya malah meningkat.  Jadi nilai khasiat dalam bentuk ekstrak lebih besar. Masih menurut penelitian, ekstrak cranberry itu memiliki tingkat anti oksidan sebanyak 4 kali lipat lebih baik daripada anti oksidan pada vitamin E. Wah, hebat ya...

Nah, ekstrak cranberry yang punya banyak khasiat ini dikenal dengan  Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus. Anda tak perlu lagi risau menghadapi penyakit anyang – anyangan.
Prive Uri-Cran terbuat dari ekstrak terbaik tanaman cranberry yang bermanfaat untuk mengobati atau mencegah anyang-anyangan. Prive Uri-cran diproduksi oleh PT Combiphar, salah satu industri ternama sejak tahun 1971 yang memproduksi obat-obat antibiotika, analgesika dan obat batuk hitam. Hingga saat ini perusahaan telah memproduksi dan memasarkan lebih dari 170 merk obat-obatan resep dan bebas yang terjangkau oleh masyarakat termasuk diantaranya Prive Uri-Cran. Dengan kisaran harga antara Rp 94.000-Rp 121.000, kita sudah bisa mendapat manfaat besar dari buah cranberry. Prive Uri-Cran terdiri dari dua variant Prive Uri-cran untuk mengobati anyang-anyangan dan Prive Uri-cran plus untuk menjaga daya tahan tubuh plus membantu memelihara kesehatan saluran kemih. 

Apa saja kandungan Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus? Kita simak di gambar berikut yuks..


Dus, 15 sachet @ 8 gram
Composition
Vaccinium macrocarpon (ekstrak Cranberry) 375 mg
Vitamin C 60 mg
Bifidobacterium bifidum 0,1 mg
Lactobacillus acidophilus 0,1 mg
Frukto Oligo Sakarida 0,1 mg
Kalsium Laktat Glukonat 1 mg
Symptoms
Membantu memelihara kesehatan saluran kemih
Instructions
1-2 sachet per hari



Dus, 3 blister @ 10 kapsul berbahan dasar tanaman
Composition
Vaccinium macrocarpon (ekstrak Cranberry) 250 mg, mengandung 18 mg PAC (Proanthocyanidin)
Symptoms
Membantu mengobati saluran kemih
Instructions
1-2 kapsul per hari






Bagaimana cara minumnya? Nih, bocorannya. Untuk Prive Uri-cran, langsung diminum seperti obat biasa. Aturannya : 1 hingga 2 kapsul per hari, tergantung tingkat keparahan anyang - anyangan yang diderita. Kalau Prive Uri-cran Plus, tiap satu sachet dicampur dengan segelas air putih, bisa yang dingin atau air biasa, diaduk - aduk hingga air menjadi merah seperti buah cranberry. Nah, sudah seperti minum jus cranberry kan! 

Karena dibuat hanya dari ekstrak cranberry, Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus sangat aman dikonsumsi oleh siapa saja, dari anak kecil hingga dewasa, lelaki dan wanita. Tetap lihat dosis nya ya! Jangan khawatir, Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus tidak seperti antibiotik yang mampu membunuh bakteri jahat penyebab penyakit, habis obat dan sembuh, lalu bakteri bisa menyerang lagi. Terus diberi obat dengan dosis yang lebih tinggi. Bahasa kerennya, resistensi anti biotik. 

Berdasarkan testimoni para pengguna Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus, ada yang membuat buang air kecil lebih sering sehingga menuntut kita untuk minum lebih banyak lagi. Tak perlu khawatir, dengan banyak minum dan sering buar air kecil akan membersihkan kantung kemih karena bakteri jahat ikut keluar bersama urine.


Masih ragu dengan khasiat Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus? Silahkan dibawa contoh produknya ketika konsultasi ke dokter. Semua komposisi yang terkandung dalam Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus pasti aman untuk dikonsumsi, termasuk buat ibu hamil. Jadi, anak - anak, ibu hamil, pekerja kantoran, karyawan, para sopir angkutan yang sering bepergian lama, siapa pun anda. Kenali gejala Infeksi Saluran Kemih dan segera atasi dengan Prive Uri-cran atau Prive Uri-cran Plus.



Kampanye Kesadaran Masyarakat Tentang Resiko Infeksi Saluran Kemih
Tidak hanya memproduksi dan menjual obat untuk mengatasi anyang - anyangan, Combiphar juga berperan aktif dalam usaha meningkatak kesadaran masyarakat tentang kesehatan. Melalui Combi Med, sebuah forum untuk mengedukasi pasien dari Combiphar, yang hadir di berbagai kota di Indonesia mulai Februari hingga Maret lalu. Forum Edukasi bertajuk “Waspada ISK pada kehamilan dan pentingnya mempersiapkan generasi yang berkualitas” ini diberikan kepada pasien RS dan masyarakat sekitar RS khususnya wanita hamil. Melalui Combi Med, Combiphar ingin mengedukasi masyarakat untuk dapat menjaga kesehatan saluran kemih untuk menghindari diri dari bakteri E-coli yang menjadi penyebab infeksi saluran kemih. Selain itu, meningkatkan pengetahun dan kesadaran orang tua untuk memberikan asupan zat besi sejak dini demi perkembangan dari tumbuh kembang otak anak. Pada tahun 2016, Combi Med telah mengadakan kegiatan di RS Panti Rapih Yogyakarta dan RS RKZ Surabaya. Ke depan, diharapkan semakin banyak rumah sakit dan warga masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan Combi Med. Semoga dengan kampanye kesadaran Tentang Resiko Infeksi Saluran Kemih, masyarakat akan tergugah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta mengetahui langkah yang tepat untuk menghindari penyakit Infeksi Saluran Kemih.
Jika anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus, anda bisa menghubungi customer service Combiphar di nomor berikut ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Yang Sopan Ya!